Skip to content

Memanfaatkan Lahan Sempit Pada Rumah Kita

Desember 1, 2011

KOMPAS.com – Kecil dan sempitnya lahan semestinya tak perlu menyurutkan minat seseorang menata interior rumahnya dengan baik. Tapi percayalah, kecil dan sederhananya rumah yang kita miliki, bila interiornya ditata dengan baik niscaya akan menghasilkan suasana ruang nan cozy. Ya, banyak jalan menuju Roma!

Banyak cara, desain, warna atau aksesoris yang bisa dimanfaatkan untuk menjadikan lahan sempit tetap menarik. Simak tip-tip di bawah ini sebelum memulainya agar Anda mendapatkan hasil optimal pada lahan rumah Anda yang terbatas:

Catat semua aktivitas

Penghuni rumah harus mendata semua aktivitas yang senantiasa dilakukan di dalam rumah.Tulis dan catatlah secara lengkap, jangan sampai satu pun terlewatkan. Hal ini penting, karena data aktivitas sehari-hari menjadi pijakan pada kelengkapan alat rumah tangga yang akan diperlukan.

Manfaatkan sudut ruang

Tentukan perangkat untuk menunjang segala aktivitas di rumah tersebut. Jangan lupa, perangkat dan segala isinya harus dirancang secara efektif dan efisien. Artinya, ruang sekecil apapun di rumah harus dimanfaatkan dengan sempurna.

Biasanya, ruang di bawah tangga atau dapur “terlewatkan” sehingga sering belum diolah secara maksimal. Untuk itu, buatlah tiap ruang-ruang itu menjadi tempat yang fungsional.

Sesuaikan ukuran ruang

Tidak usah memaksakan diri mengisi ruang dengan barang atau benda yang menyita ruang, sehingga menyebabkan ruang menjadi sempit. Usahakan menyeimbangkan kondisi barang yang akan dibeli dengan kondisi ruang, sehingga penataan ruang bisa optimal tanpa menyebabkan kesumpekan.

Hindari kebiasaan buruk

Jangan segan dan sayang untuk membuang barang yang sudah tak diperlukan atau tidak lagi berfungsi. Karena sedikit saja barang-barang tersebut mengisi rumah kita, bisa mengganggu kerapian dan kenyamanan ruang.

Memang, kebiasaan buruk penghuni rumah adalah senantiasa menyimpan piranti yang sudah tidak lagi terpakai. Alasannya, mungkin suatu hari nanti bisa dimanfaatkan lagi. Padahal, kebiasaan ini justru mendorong terciptanya kesumpekan dan kekumuhan di rumah kita.

Hadirkan cermin besar

Cermin di dalam ruang dapat membantu merefleksikan ruang sehingga terasa lebih luas. Penempatan cermin bisa dilakukan pada seluruh dinding ruang atau sekadar menggantungkan cermin yang didesain sesuai keinginan kita.

Sebuah cermin, selain menunjang kesan luas terhadap ruang, juga menghadirkan ruang menjadi lebih hidup.

Hiasan berlebihan

Hiasan dan pernak-pernik yang dipasang dalam jumlah banyak akan menyita ruang. Alih-alih menghasilkan suasana nyaman, justru yang timbul adalah kesan sumpek dan padat. Hal ini dapat menghalangi pandangan serta mengganggu keharmonisan ruang.

Pada dasarnya, tidak ada kesulitan dan kendala berarti pada penataan rumah kecil, asalkan selalu ada ide dan kreativitas menata ruang. Akhirnya, rumah yang indah dan tertata rapi bisa menumbuhkan rasa percaya diri pada pemiliknya untuk dengan dada tegak mengatakan bahwa rumahku adalah surga bagiku.

From → Uncategorized

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: