Skip to content

Memperkuat Karakter Ruangan Rumah Kita

Desember 1, 2011

KOMPAS.com – Memberikan tema utama pada rumah Anda akan membantu menentukan padu padan gaya. Menurut Keiza Amorani dalam bukunya “Ide-Ide Segar Menata Rumah”, ruangan bertema dengan komposisi 3:1 akan memperkuat karakter desain setiap ruangan dalam rumah.

Sebutlah misalnya, Anda memilih gaya retro 1960-an sebagai gaya utama interior rumah. Sebagai aksennya tema sekunder dari gaya eklektik.

Elemen retro 1960-an bisa diwujudkan lewat bermacam furnitur berukuran besar, seperti sofa, meja kursi, tempat tidur, dan peletakannya pada dinding lebar. Sementara, elemen eklektik dituangkan pada nakas, konsol, dan aksesoris interior mungil.

Gaya lainnya, misalnya, gaya utama new modern, maka dapat menggunakan warna monokrom pada dinding seperti kuning gading, cokelat, hitam, atau putih. Warna monokrom akan membuat ruangan terasa lebih lapang.

Panel kayu dapat digunakan pada satu sisi dinding, atau kursi tunggal dengan bantal sofa dan pernik aksen lainnya. Sementara, gaya sekundernya dapat ditempatkan aksen bernada retro seperti kursi malas.

Selain memberi tema pada ruangan, ada dua trik lain untuk memadu-padankan gaya. Memilih fokus utama dalam ruangan kamar tidur, misalnya. Maka, fokus utamanya adalah tempat tidur.

Setelah dipilih, tentukan peletakkannya agar tepat. Nah, furnitur lainnya akan menyesuaikan dengan keberadaan tempat tidur.

Trik lainnnya bisa dilakukan dengan mengatur lay out ruangan. Mengatur ulang tata letak furnitur atau perabotan harus memperhatikan letak jendela dan pintu. Jangan sampai bukaan jendela dan pintu terhalang penempatan lay out baru.

From → Uncategorized

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: