Skip to content

Jendela yang Sesuai dengan Suhu dan Panas Matahari

Desember 8, 2011

KOMPAS.com – Sebagai negara tropis, curahan panas matahari menjadi berkah tersendiri. Namun, tak jarang panas matahari begitu merepotkan ketika musim kemarau tiba. Panas matahari akan masuk rumah, membuat gerah dan sesak.

Namun, hal tersebut bisa disiasati dengan jeli oleh arsitek Soo Khian Chan dari SCDA Architects yang mendesain hunian The Platinum di Graha Famili, Surabaya, Jawa Timur. Soo tetap memanfaatkan panas matahari sebagai elemen pencahayaan di rumah, namun kekuatan panasnya diatur dengan bijak.

Soo mendesain dinding yang difungsikan seolah seperti jendela. Bagian dinding di area dapur bersih dan ruang makan ini diberi kaca. Sementara bagian luarnya diberi sekat-sekat sebanyak tujuh buah.

Uniknya, sekat-sekat ini diberi jarak yang sama agar dapat menyerap panas matahari sebagai elemen pencahayaan ruangan sehingga penghuni rumah tak perlu menggunakan lampu sebagai penerangan pada siang hari. Kegunaan lain dari sekat ini ialah untuk menyerap panas matahari secara bijak.

Bisa dibayangkan, seandainya tanpa kehadiran tujuh sekat tersebut, maka dinding berkaca ini akan sangat leluasa menyerap panas matahari. Hasilnya, udara di dalam ruangan terasa sangat panas dan menyesakkan. Selain itu, silaunya cahaya matahari yang masuk ke ruangan pun tidak terbendung.

From → Uncategorized

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: