Skip to content

Tembaga Artwork Pengisi Ruang

Desember 21, 2011

oleh: Mikael Fredi

Artwork untuk ruangan

Permukaannya bertekstur hasil proses ketok secara manual. Desain yang unik  membuat tampilannya terlihat eksklusif.

Seniman kriya memang tak pernah habis di Indonesia. Walaupun terus digerus zaman, para seniman mampu “berevolusi” untuk mengikuti  kebutuhan kekinian. Salah satunya berada di salah satu sudut Kota Bandung ini.

Tembaga yang diolah secara handmade  ini mempunyai berbagai macam bentuk dan aplikasi. “Sangat beragam. Dapat berupa patung, pajangan, ornamen dinding, panel dinding, bahkan kita pernah membuat untuk pintu sebuah rumah,” kata Agni Budiono, salah satu dari desainer Warazta, pembuat tembaga artwork  ini.

Bersama Kuswa Budiono dan Erwinn Firmansyah, Agni mampu menghadirkan desain panel tembaga yang ekslusif. “Awalnya kita datang ke lokasi, kita survei dulu ruangan yang akan dipakai (untuk pemasangan tembaga artwork ). Mulai dari warna ruangan hingga penempatan furnitur. Kemudian kita pertimbangkan ukuran yang pas, sesuai dengan ruangan. Jadi ketika terpasang dapat terlihat cantik.”

Kerajinan tembaga ini juga dapat dikombinasikan dengan berbagai material. Mulai dari kayu, resin, teakwood , tapestry  (semacam kerajinan tenun), dan banyak jenis lainnya. “Kadang kita juga berkolaborasi dengan pengrajin dari daerah lain di Indonesia,” kata Agni.

Untuk sebuah panel tembaga artwork ini, Anda  cukup mengeluarkan biaya Rp 8 jutaan tiap 2m x 1m. Termasuk desain yang eksklusif tentunya. Jadi, berani mencoba dalam rumah Anda?

Properti dan Lokasi : Workshop Warazta, Bandung

Foto: Ricardo de Melo

From → Uncategorized

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: