Skip to content

Lengkapi Ruang dengan Artwork

Januari 2, 2012

oleh: Diski Parasayu

Lengkapi Ruang dengan Artwork

Artwork besar bisa membuat ruang tampak hidup dan berkarakter.

“Tak ada batasan atau aturan baku bagaimana menempatkan sebuah karya seni dalam suatu ruang,” ujar Esti Nurjadin, pemilik galeri seni, D Gallerie pada suatu acara di showroom Da Vinci beberapa waktu lalu.

Sama seperti seni yang bebas dan ekspresif, memilih dan meletakan karya seni di rumah tak ada panduannya. Memilihnya adalah soal selera. Bagaimana Anda merasakan esensi di balik karya tersebut mungkin bisa jadi alasan kuat untuk membeli dan memilikinya. Meletakannya pun bebas, asal jangan lupa pertimbangkan masalah proporsi, komposisi, dan warna.

Artwork tak harus selalu sejalan dengan gaya furnitur dalam ruangan. Di ruang ini, contohnya. Ruang putih dan bersih diisi perpaduan sofa kulit merek Natuzzi dengan coffee table dan karpet warna serupa. Gaya berkelas khas furnitur-furnitur premium. Di baliknya, dipasang sebuah lukisan besar yang mengingatkan kita pada karya para street artist dan kartunis. Walaupun beda, tapi  keduanya tampak cocok dan harmonis.

Pada ruang ini, artwork membuat ruang lebih hidup dan berkarakter, juga berfungsi sebagai focal point atau pusat perhatian. Daya tarik memang sebaiknya ada dalam setiap ruang.  Jadi,  jika ruangan Anda tampak polos dengan dinding besar yang kosong, saatnya Anda menjelajahi galeri, memilih artwork yang Anda suka, dan memasangnya di rumah.

Foto: iDEA/Diski Parasayu

Properti: Showroom Da Vinci, Da Vinci Tower, Sudirman, Jakarta.

From → Uncategorized

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: